Zidane: Cristiano Ronaldo Tak Akan Dijual

Topbola.net – Pelatih anyar Real Madrid, Zinedine Zidane, nampak memiliki sikap berbeda dari pelatih El Real sebelumnya Rafael Benitez. Jika saat kepelatihan Benitez lebih memihak Gareth Bale dan sempat membuat Ronaldo kesal, Zidane langsung memberikan pujian untuk Ronaldo.

Zidane bahkan mengatakan Ronaldo adalah jiwa dari Real Madrid dan tidak mungkin dijual ke klub lain.

“[Ronaldo] tidak untuk ditransfer,” kata Zidane dalam konferensi pers jelang lag pertamanya menangani Madrid melawan Deportivo La Caruna, Sabtu (9/1), seperti dikutip dari ESPN FC.

“Ia adalah jiwa tim ini, yang melambangkan semangat Madrid. Saya hanya mentertawakan pertanyaanmu. Ketika saya menjadi pelatih, ia tidak akan dijual.”

Zidane kemudian menyatakan telah berbicara dengan Ronaldo dan berjanji akan menjaga kebahagiaan Ronaldo. Zidane juga mengonfirmasi bahwa Ronaldo akan mendapat prioritas jadi algojo bola-bola mati, lebih dulu dari Bale.

Ronaldo adalah salah satu pemain yang dikabarkan berselisih dengan Benitez. Hal ini bermula di awal musim ketika Benitez menerima pertanyaan siapakah pemain terbaik di dunia, Lionel Messi atau Cristiano Ronaldo. Saat itu Benitez menjawab tidak tahu cara menjawabnya, karena sama saja seperti memilih ibu atau ayah.

Jawaban itu membuat Ronaldo kesal.

Di saat bersamaan, Benitez juga lebih memprioritaskan Bale dan menuruti keinginan Bale untuk memainkannya sebagai gelandang serang ketimbang pemain sayap.

Salah satu warisan Benitez kepada Zidane adalah kondisi ruang ganti yang tidak harmonis. Selain isu Ronaldo, Benitez juga membuat Isco dan James Rodriguez kesal karena tidak memberikan jaminan tempat di tim inti.

Hal ini yang coba diubah oleh Zidane. Mengatakan para pemainnya kini bahagia, Zidane juga coba memperkuat ikatan mereka sebagai suatu grup dan menjanjikan tidak akan menjual satu pun dari 25 pemain di dalam skuatnya.

“James dan Isco adalah pemain penting, pemain yang sangat baik. Satu-satunya hal yang akan saya berikan kepada mereka adalah cinta dan kepercayaan diri.”

“Kami terdiri atas 25 orang dan kami akan bermain lebih sering ketimbang tim lain, tapi pada akhirya yang paling penting adalah tim. Itu pengalaman saya sebagai pemain — tim dengan ikatan paling kuat yang akan menang.” (CNNINdonesia)