Advertisher1 Advertisher2 Advertisher3 Advertisher4

Tekad Persipura Pecahkan Rekor di Markas PSM

Topbola.net – Jelang melakoni laga lanjutan kompetisi Go-jek Traveloka Liga 1, Persipura Jayapura akan melakoni laga tandang ke Stadion Gelora Andi Mattalatta Mattoanging Makassar, untuk menghadapi tuan rumah PSM Makasar pada Sulawesi Selatan, Sabtu (3/6).

Menghadapi tim pemuncak klasemen pelatih Persipura, Liestiadi mengatakan sebuah tekad untuk membawa timnya menjadi yang pertama memenangi laga dimarkas tim berjuluk Juku Eja itu.

“Kami pada dasarnya hanya menargetkan meraih satu poin melawan PSM. Kami akui sulit mendapatkan poin di Makassar, namun kami sudah siap untuk melakukannya,” kata Liestadi di Makassar, Jumat, (2/6).

Jika melihat dari pencapaian juara bertahan dikompetisi sebelumnya ini, Persipura sejatinya sangat terbuka untuk bisa meraih hasil tiga poin apalagi kekompakan tim yang sudah bermain bersama cukup lama bisa menjadi andalan bagi Liestiadi dalam menghadapi PSM yang saat ini ditangani oleh Robert Rene Albert.

Ditambah lagi merujuk pada hasil uji coba antara keduannya, Persipura sempat sukses meraih hasil imbang 2-2 dari PSM pada laga yang berlangsung di tempat yang sama.

Bahkan dari jalannya pertadingan kala itu Persipura justru hampir saja memenangkan laga tersebut seandanya PSM Makassar tidak mendapatkan tendangan penalti.

“Kami akui belum ada tim yang mampu membawa pulang poin dari Makassar sepanjang pelaksanaan Liga 1. Namun kami tentu punya motivasi untuk menjadi tim pertama yang bisa melakukan itu di Makassar,” ujar mantan pelatih Persegres Gresik United tersebut.

Dirinya juga mengakui ada tiga pemain PSM yang berpeluang memberikan masalah sehingga patut diberikan kewaspadaan demi meraih poin di Makassar.

Ketiga pemain yang dikhawatirkan menjadi momok bagi timnya dalam pertandingan nanti, menurut dia, yakni gelandang asal Belanda Willem Jan Pluim, striker asal Reinaldo Elias da Costa dan M Rahmat.

“Namun khusus untuk dua pemain asingnya yakni Reinaldo dan Willem Jan Pluim memang dalam beberapa pertandingan selalu menjadi momok bagi tim lawan. Itupun mengapa kita patut memberikan kewaspadaan,” ujarnya.

Mantan pelatih PSM itu menjelaskan, dirinya memang begitu tahu banyak soal kekuatan PSM karena sempat ditanganinya beberapa turnamen sebelumnya.

Namun untuk saat ini atau PSM yang berlaga di Liga 1, kata dia, memang merupakan tim yang jauh berbeda dalam hal kekuatan dan koordinasi.