Advertisher1 Advertisher2 Advertisher3 Advertisher4

Roy Keane: Ujian Sebenarnya Bagi Lukaku Adalah di Laga Big Match

Romelu Lukaku

Topbola.net Inggris Premier League, penampilan impresif Romelu Lukaku bersama Manchester United pada awal musim ini bisa dibilang tak ada yang rugi dalam manajemen The Reds Devils yang telah mengeluarkan banyak dana untuk bisa memboyong pemain asal Belgia tersebut.

Meski sempat gagal mencetak gol via penalti ke gawang Leicester City, namun selai itu Lukaku kerap menebar teror didepan gawang lawan dengan berhasil mencetak 10 gol dari sembilan pertandingan di seluruh kompetisi bersama MU. Terakhir, Lukaku bikin sepasang gol ke gawang CSKA Moskow di Matchday 2 Grup A Liga Champions, Kamis (28/9/2017).

Namun dari hasil torehan gol yang telah dikemas Lukaku saat ini diantaranya ada yang menilai jika ini belum merupakan ujian sebenarnya bagi dirinya.

Hal tersebut lantaran dari sekian tim yang telah menjadi lawan bagi MU semuannya tergolong masih satu level dibawah tim asuhan Jose Mourinho Itu.

Sebut saja tim seperti Leicester, Southampton, dan Everton serta Swansea City, West Ham United, Stoke City, Basel, dan CSKA. Semuanya adalah tim yang dilihat dari komposisi skuatnya masih terbilang jauh dari MU.

Namun yang menjadi laga pembuktian tentunya adalah laga big match kontra tim besar Liverpool, Tottenham Hotspur, dan Chelsea plus Benfica di Liga Champions yang akan menjadi ujian sebenarnya bagi eks Everton tersebut.

“Ujian besar untuknya adalah di laga-laga big match. Selama ini bagi para penyerang MU, mencetak gol di laga besar itu sangat penting,” ujar eks gelandang dan kapten MU, Roy Keane, seperti dilansir Soccerway.

“Kami melihat semua penyerang top saat ini sedang dalam performa terbaiknya, tapi ada baiknya menilai mereka di akhir musim ketika gelar juara sudah diketahui milik siapa,” sambungnya.

Selama berkarier di Premier League, Lukaku paling banyak menjebol gawang tim besar adalah Liverpool dengan lima gol disusul Manchester City dengan empat gol. Sementara dia belum pernah sekalipun menjebol jala Chelsea dari enam kali percobaan.

“Di laga-laga penting, satu gol akan membuat perbedaan,” tandasnya. (Soccerway)