Rafinha Berharap Dipermanenkan Inter Milan

Rafinha

Topbola.net – Gelandang Barcelona Rafinha berharap statusnya akan dirubah dari pinjaman menjadi permanen bersama Inter Milan.

Rafinha mulai bergabung dengan Inter di bursa transfer Januari namun hingga beberapa bulan semenjak kedatangannya ia belum mmpu menembus skuat tim utama dibawah asuhan Luciano Spalletti.

Pemain 25 tahun itu hingga saat ini terhitung baru mencetak empat kali penampilan itu pun dimulai dari bangku cadangan.

Baca juga: Inter Andalkan Tottenham untuk Dapatkan Pastore

Inter memiliki obsi untuk membeli Rafinha sebelum akhir masa pinjamannya dalam kesepakatan tebusan sebesar 35 juta euro atau bisa meningkat tergantung kesepakatan akhir nanti. Namun meski belum bisa menemukan penampilan terbaiknya bersama Nerazzurri, Rafinha tetap berharap dapat bertahan dengan jangka waktu yang lama bersama Inter.

“Tentu, itulah yang saya inginkan, saya tidak datang ke sini berpikir bahwa saya akan memulihkan bentuk tubuh saya dan kembali ke Barcelona,” kata Rafinha kepada Gazzetta dello Sport.

“Saya ingin tinggal di sini, maka semua akan tergantung pada Inter.

“Selain persiapan sepak bola [Spalletti], saya menyukai orang-orang seperti dia yang menceritakan banyak hal kepada Anda. Kami telah berbicara di telepon saat masih berada di Barcelona. Dia tahu bahwa saya dapat bermain di semua posisi di lini tengah, tapi juga dalam serangan. ”

Rafinha saat ini dipastikan sudah kembali fit dari cedera lututnya yang terjadi pada musim 2017 lalu dan memastikan diri siap membantu Inter dalam pertarungan mereka untuk lolos ke Liga Champions.

Sementara itu La Beneamata saat ini duduk di posisi kelima di Serie A, dan masih butuh kerja esktra untuk bisa setidaknya berhasil memastikan satu tiket untuk lolos ke kompetisi Eropa musim depan.

“Sekarang saya merasa baik, saya menemukan ritme yang tepat, saya senang dengan kondisi saya dan saya beradaptasi,” kata Rafinha.

“Saya akan mengatakan bahwa setiap pemain ingin memulai pertandingan sejak awal, tapi antara pemulihan fisik dan kebutuhan untuk memahami gaya sepakbola baru, saya pikir pendekatannya adalah yang terbaik.

“Lebih baik, beberapa rasa sakit cukup normal setelah berbulan-bulan tidak aktif, tapi semuanya berjalan ke arah yang benar, saya merasa dekat dengan puncak.”


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

fifteen + eleven =