Profil dan Sejarah Klub Sassuolo

Profil Sassuolo

 

https://i1.wp.com/4.bp.blogspot.com/-T7claGnDa_U/VWbjqIepNfI/AAAAAAAAJ-Q/xw_ir-5mVyA/s1600/Sassuolo_Logo.png?resize=206%2C224Nama lengkap     Unione Sportiva Sassuolo Calcio SRL

Didirikan     1922

Stadion     Stadio Alberto Braglia, Modena, Italy
(Kapasitas: 21,151)

Pemilik     Giorgio Squinzi

Liga     Serie A

Sassuolo merupakn klub yang didirikan pada tahun 1922 dan pada awalnya mereka memakai seragam kuning dan merah sama seperti warna lambang kotanya. Pada masa awal mereka hanya bermain di liga amatir regional Emilia dimana mereka bersaing dengan tim-tim seperti Carpi, Roteglia, Vignola, Guastalla, Mirandolese, dan rival utama Baracca Lugo.

Berkompetisi di Serie D

Pada tahun 1968 mereka berhasil naik ke Serie D girone B bersama Carpi dan Mirandolese. Pada musim 1970-71, mereka mengganti warna seragam mereka dengan hijau dan hitam sekaligus menggunakan nama F.C. Sassuolo. Pada waktu itu mereka bermain di lapangan bernama Via Mazzini yang juga merupakan alun-alun kota tersebut. Presiden mereka saat itu adalah Primo Costi dan pelatihnya adalah Angelo Octane.

Pada musim 1971-71 mereka mengubah nama menjadi F.C. Sportiva Sassuolo dan pelatih Angelo Octane digantikan oleh Augusto Vaccari. Pada waktu itu di grup yang sama terdapat dua tim yang berasal dari Sassuolo, yakitu FC Sportiva Sassuolo dan San Giorgio Sassuolo sehingga pertemuan keduanya selalu berlangsung sengit dalam sebuah derby. Namun pencapaian San Giorgio lebih baik daripada FC Sportiva Sassuolo dimana mereka mampu bertahan di Serie D dengan menampati urutan ke 14. Sedangkan Sassuolo harus degradasi ke Eccellenza bersama dengan Cisanese dan Guastalla.

Pada tahun 1973 FC Sportiva Sassuolo dan San Giorgio Sassuolo bergabung dan menggunakan nama U.S. Sassuolo Calcio serta memakai seragam berwarna merah dan biru dalam strip vertikal mirip seragam Bologna untuk menghormati Ezio Pascutti, pelatih baru mereka dan mantan pemain asal Sassuolo yang baru saja gantung sepatu yang sebelumnya bermain di Bologna dan juga pemain tim nasional Italia. Pada musim tersebut Sassuolo menempati posisi ke 9 di Serie D.

Promosi ke Serie A

Sekali lagi, mimpi Sassuolo untuk bermain di liga yang lebih tinggi hanya tertunda satu tahun. Di musim 2012-13 mereka benar-benar tidak terhentikan dengan menjuarai Serie B dan promosi ke Serie A secara langsung untuk pertama kalinya dibawah pelatih Eusebio Di Francesco yang merupakan mantan pemain dan pelatih primavera A.S. Roma. Mereka memuncaki klasemen Serie B dengan nilai 85 poin, 3 angka diatas Verona yang menempati posisi ke dua.