Profil dan Sejarah Klub Chievo Verona

Profil Chievo Verona

https://i0.wp.com/2.bp.blogspot.com/-k2tcNc6hDvw/VWbVakl6K0I/AAAAAAAAJ7Q/-2MIlEMZZtM/s1600/Chievo-Verona.png?resize=246%2C246Nama lengkap     :  Associazione Calcio Chievo Verona SrL

Julukan                :  Gialloblu (Kuning-Biru),
Mussi Volanti (“Keledai-Terbang” dalam bahasa Venesia),
Ceo (“Chievo” dalam bahasa Venesia)

Didirikan               : 1929

Stadion                 : Stadion Marcantonio Bentegodi, Verona, Italia
(Kapasitas: 38.402)

Chievo Verona atau yang lebih dikenal dengan sebutan Chievo merupkan klub sepakbola Italia yang bermarkas di kota Verona.

Chievo Verona sebenarnya adalah klub pinggiran di kota Verona, karena klub yang eksis di kota tersebut adalah Hellas Verona yang sudah lama dibentuk sebelum terbentuknya Chievo Verona. Sampai sekarang ini kedua klub tersebut menggunakan Stadion Marc’Antonio Bentigodi untuk menggelar laga kandangnya.

Chievo Verona resmi didirikan pada tahun 1929 oleh beberapa orang pengikut sepakbola dari wilayah kecil yang terdapat di daerah Chievo. Tanggal 8 November 1931 menjadi debut pertama klub Chievo di turnamen resmi namun tahun 1936 Chievo Verona akhirnya dibubarkan karena memiliki masalah keuangan, baru di tahun 1948 Chievo mulai dibentuk kembali.

Tahun 1964 Luigi Campedelli yang merupakan seorang pengusaha dan pemilik perusahaan Paluani menjadi Presiden di Chievo. Beliau telah banyak mengeluarkan dana untuk mengangkat performa Chievo untuk bisa menyamai kualitas tim sekotanya, Hellas Verona.

Dengan banyaknya kucuran dana yang beliau berikan ke pihak managemen, Chievo pun mulai mendatangkan pemain-pemain bagus. Di bawah nama “Paluani Chievo” Chievo berhasil merangsek ke Seri C2 yang sebelumnya bermain di Seri D.

Tahun 1990 klub akhirnya dinamai kembali sebagai AC Chievo Verona dan setelah membangun managemen klub dengan sangat baik, musim 2000/2001 menjadi musim bersejarah bagi Chievo dengan pertama kalinya bisa berlaga di Seri A di bawah arahan pelatih Luigi Del Neri.

Memulai awal debutnya di Seri A, Chievo berhasil bersaing di papan atas Seri A dengan finish di pos kelima yang berhak memperoleh tiket bermain di kompetisi Eropa, Piala UEFA untuk pertama kalinya.

Walaupun datang dari kota kecil, Chievo berhasil meraih prestasi di Seri A dan berkat skandal Calciopoli tahun 2006, Chievo justru mendapat tiket bermain di babak kualifikasi Liga Champions untuk musim 2006/2007.

Setelah melewati perjalanan panjang di Seri A, akhir musim 2006/2007 Chievo harus turun kasta lagi ke Seri B. Namun Ambisi Chievo untuk naik lagi ke Seri A berhasil cepat dengan membawa status juara Seri B untuk mengikuti Seri A musim 2008/2009.

Hingga sekarang ini Chievo masih bisa bertahan di Seri A walaupun posisinya di klasemen akhir Seri A harus turun naik.

Chievo Verona dijuluki dengan sebutan CEO yang artinya Chievo dan bisa dijuluki juga dengan Mussi Volanti yang artinya si keledai terbang.