Profil dan Sejarah Klub Cagliari

Profil Cagliari

https://i1.wp.com/3.bp.blogspot.com/-KK_DQzbsA_8/VWbTiqjVh5I/AAAAAAAAJ6w/aQFX8h-fmnk/s1600/Cagliari.png?resize=242%2C242Nama lengkap     : Cagliari Calcio SpA

Julukan                : Rossoblu (Merah-Biru), Isolani (Penghuni Pulau)

Didirikan              : 20 Agustus 1920; 94 tahun yang lalu

Stadion                : Nereo Rocco, Cagliari, Italia
(Kapasitas: 16.200)

Cagliari adalah klub sepakbola Italia yang bermarkas di kota Cagliari kepulauan Sardinia. Cagliari merupakan klub utama dari pulau Sardinia sehingga dijuluki dengan nama Isolani.

kepulauan Sardinia. Cagliari merupakan klub utama dari pulau Sardinia sehingga dijuluki dengan nama Isolani.

Cagliari didirikan pada tanggal 20 Agustus 1920 dan baru bisa masuk ke Seri A Italia di musim 1964/1965. Pemain utama Cagliari saat itu adalah striker Luigi Riva yang menjadi pencetak gol terkemuka sepanjang masa untuk klub dan juga Timnas Italia.

Cagliari sukses meraih scudetto musim 1969/1970 dimana pada musim tersebut Cagliari hanya memperoleh dua kali kekalahan dan hanya kemasukan 11 gol (jumlah kebobolan paling sedikit di seluruh liga utama domestik di Eropa sampai saat ini) dan Legenda Italia, Riva menyelesaikan musim tersebut sebagai top skorer.

Namun kualitas permainan Cagliari mulai menurun sehingga terdegradasi ke Seri B tahun 1976 dan tiga tahun kemudian baru bisa naik lagi ke Seri A. Tahun 1980-an sistem managemen Cagliari mulai berantakan yang akhirnya membuat prestasi Cagliari tenggelam hingga mencapai kompetisi di Seri C1 tahun 1987.

Tiga tahun kemudian setelah Cagliari berbenah dengan melakukan perubahan di bentuk managemennya, Cagliari pun berhasil naik lagi ke Seri A. Musim 1992/1993, Cagliari yang saat itu dilatih Carlo Mazzone berhasil mendapatkan tiket untuk berlaga di Eropa dan musim berikutnya berhasil melaju keputaran semifinal di Piala UEFA.

Raihan itu menjadi sejarah klub karena Cagliari belum pernah melaju sejauh itu di kompetisi Eropa.

Setelah prestasi yang membanggakan tersebut performa Cagliari mulai menurun lagi dan musim 1996/1997 Cagliari terdegradasi ke Seri B setelah kalah di babak playoff dari klub Piacenza.

Musim 2003/2004 merupakan musim kebangkitan Cagliari, dipimpin oleh striker Gianfranco Zola, Cagliari berhasil promosi ke Seri A dan musim berikutnya berhasil mempertahankan statusnya di kancah Seri A yang finish di papan tengah Seri A.

Musim 2005/2006 setelah ditinggalkan Zola, Cagliari memulai musim baru dengan start yang buruk. Menjalani musim tersebut pihak managemen Cagliari sudah mengganti pelatih sebanyak tiga kali yaitu Attilio Tesser, Daniele Arrigoni dan Davide Ballardini, akhirnya di bulan November pihak managemen menunjuk NEDO Sonetti sebagai pelatih baru dan Cagliari akhirnya berhasil selamat dari jurang degradasi.

Sampai musim ini 2011/2012 Cagliari selalu eksis di Seri A walau di musim-musim sebelumnya Cagliari harus bekerja keras untuk mempertahankan statusnya tetap di Seri A. Cagliari menggunakan Stadion Sant’Elia untuk menggelar laga kandang.