Advertisher1 Advertisher2 Advertisher3 Advertisher4

Karena Mulai Bisa Menang, Klub Ini Malah Dibenci Fans

Ibis Sport

Topbola.net Sepak Pojok, mungkin jika bicara soal normalnya seorang supporter atau fans sebuah klub tentunya ingin melihat tim kebanggaanya bisa meraih kemenangan demi dapat bersaing dalam perebutan trofi juara.

Namun demikian hal yang berbeda justru terjadi diklub asal kasta terendah liga Brasil, Ibis Sport yang malah debenci fansnya sendiri lantaran sudah bisa meraih kemenangan.

Ibis Sport yang namanya pernah masuk kedalam catatan buku rekor dunia (Guinness Book of Records) itu ,memang bisa dikenal banyak orang lantaran buruknya hasil pertandingan yang mereka raih.

Seperti yang terjadi pada 33 tahun silam. Antara tahun 1980 sampai 1984, dimana kala itu Ibis Sport menjalani tiga musim dan 11 bulan dalam kompetisi, tanpa memenangkan satu pun pertandingan.

Tak hanya itu yang lebih lagi dalam dua tahun terakhir (2015-2017), mereka juga tak pernah menang. Fans tak merasa kecewa, juga tak percaya mistis kutukan sepakbola. Mereka justru bangga, karena memang itulah jati diri Ibis Sport yang dengan cara tak pernah menang justru dapat dikenal luas ke seluruh dunia.

Ibis Sport

Namun saat tim tersebut sudah bisa meraih hasil kemenangan, para fansnya malah takut jika saja ikon sebagai klub yang sering kalah akan hilang dari jati diri Ibis Sport.

“Ini mengahancurkan sejarah kita,” kata seorang pemimpin suporter, Nilsinho Filho, dilansir dari The Guardian. Penggemar lainnya menuntut pengunduran diri pelatih, karena kemenangan Ibis Sport mereka anggap suatu kesalahan.

Mantan gelandang Ibis Sport, Mauro Shampoo, juga turut protes. “Jika kami terus menang, kami akan kehilangan merek kami,” kata gelandang yang dulu dijuluki titisan Maradona karena gaya rambut yang mirip (bukan karena kualitasnya).
Di sisi lain, presiden klub Ozir Junior menegaskan sudah waktunya bagi Ibis Sport untuk move on. “Kami bukan klub terburuk sedunia. (Predikat) itu ialah tahun 1980-an. Kini, divisi pertama ialah impian kami,” tambahnya.