Ini Kriteria Calon Sekjen Yang Dicari PSSI

PSSI

Topbola.net – Hingga saat ini badan tertinggi sepakbola Indonesia (PSSI) masih terus mencari Sekertaris Jendral (Sekjen) baru untuk mengisi kekosongan pasca mundurnya Ade Wellington sebagai Sekjen sebelumnya.

Terkait akan persyaratan yang ditetapkan, PSSI sendiri mengaku tak ada syarat khusus untuk menjadi Sekjen baru, namun demikian ada beberapa kriteria yang diinginkan oleh PSSI bagi para calon pengemban jabatan.

Seperti dilansir dari CNNIndonesia.com, menyebutkan jika kriteria calon sekjen merupakan sesuatu yang gampang-gampang susah menurut penuturan Direktur Media dan Hubungan Internasional PSSI, Hanif Thamrin,

“Posisi Sekjen gampang-gampang susah untuk diisi. Dia harus bisa menampung seluruh stake holder dari Asprov, Exco, dan klub-klub. Dia harus punya wawasan internasional yang luas untuk bergaul sama AFC dan FIFA,” kata Hanif.

“Ini yang membuat tidak banyak orang bisa mengisi posisi ini. Sekjen PSSI harus memiliki kemampuan bahasa internasional secara tertulis dan lisan yang tinggi. Kami fokus kepada yang punya pengalaman,” katanya menambahkan.

Hanif mengatakan sampai saat ini PSSI masih menunggu partisipasi dari orang-orang yang ingin mendaftarkan diri sebagai Sekjen PSSI. Beberapa dari mereka ada yang mencalonkan diri, ada juga yang dari rekomendasi pihak PSSI.

“Nama-nama yang sudah ada mungkin seperti yang sudah beredar dari yang kemarin di media. Ada Mas Tigor Shalomboboy, Ratu Tisha,” ucap Hanif.

Selain Tigor dan Tisha, ada juga mantan Sekjen Komite Olimpiade Indonesia periode 2012-2015, Hifni Hasan, datang mengumpulkan berkas untuk mencalonkan diri sebagai Sekjen PSSI di Kantor PSSI pada Rabu (10/5) siang. Hifni mengaku bahwa dia merupakan orang kesembilan yang daftar sebagai calon Sekjen PSSI.

Hifni mengaku optimistis dirinya pantas menggantikan Ade Wellington yang mengundurkan diri beberapa waktu lalu.

PSSI nantinya akan mengabarkan nama para calon seluruhnya pada 22 Mei yang kemudian akan menjalani psikotes pada 23 Mei dan uji kompetensi terkait Leadership Group Discussion (LGD) pada 24 Mei. Adapun LGD akan dilaksanakan oleh Dinas Psikologi Angkatan Darat. (CNNIndonesia)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

one × 1 =