Ilya Kutepov: Rusia Sudah Boleh Bermimpi di Piala Dunia 2018

Ilya Kutepov

Topbola.net – Sejak belum digelarnya ajang Piala Dunia 2018, tuan rumah Rusia memang bukanlah tim yang diunggulkan. Namun dengan keberhasilan yang tak terduga saat ini membuat bek Ilya Kutepov pun berani mengatakan jika timnya memang sudah berhak untuk bermimpi meraih yang mereka inginkan diajang empat tahunan ini.

Rusia mengalahkan Spanyol melalui adu penalti dalam pertandingan putaran 16 besar pekan lalu setelah Spanyol memainkan lebih dari 1.000 umpan tetapi gagal menciptakan peluang.

Kutepov, yang sejauh ini terus menjadi andalan dilini belakan pertahanan Rusia mengatakan bahwa timnya terus mempersiapkan diri sebaik mungkin dan yakin selalu ada peluang bagi timnya.

“Selalu ada peluang. Kami bersiap-siap, fokus,” kata Kutepov. “Kami memiliki ambisi, kami ingin melangkah lebih jauh, semuanya diputuskan di lapangan. Ini semacam kecanduan – Anda ingin lebih dan lebih lagi.”

Rusia masuk ke turnamen sebagai tim dengan peringkat terendah dan lolos melalui babak penyisihan grup adalah tujuan awal yang mereka bawa.

Setelah kemenangan adu penalti mengahadapi Spanyol, Rusia merasa bahwa ada keinginan untuk bisa menjadi juara pada turnamen Piala Dunia tahun ini.

Dilaga selanjutnya, Rusia akan menghadapi Kroasia dimana akan ada perubahan yang bakal dilakukan oleh pelatih lantaran menghadapi tim yang memiliki ciri bermain yang sangat jauh berbeda dibanding Spanyol yang bisa mendominasi pertandingan namun selalu gagal saat berada didepan gawang.

“Kami semua mengerti bahwa Spanyol akan mengendalikan bola, itu terjadi di setiap pertandingan yang mereka mainkan dengan tim mana pun,” kata pemain tengah Aleksandr Golovin seperti dikutip dari Match TV.

“Kami mengerti itu. Dengan Kroasia kami harus bermain menggunakan poin kuat kami, mendikte permainan kami.”

Rusia akan menghadapi Kroasia di Stadion Fisht Sochi pada Sabtu dan pemenangnya akan bertanding melawan Inggris atau Swedia untuk sebuah tempat di final 15 Juli di Moskow.

“Jika tim memiliki kontrol kurang dari bola itu tidak berarti mereka lebih lemah,” kata Golovin. “Itu hanya gaya permainan lain. Mereka tidak bertujuan untuk mengendalikan bola untuk seluruh pertandingan, mereka bertujuan untuk mencapai hasil yang menguntungkan. Dari sudut pandang ini – itu lebih mudah.

“Tim yang akan menunjukkan lebih banyak otot dan akan lebih keras kepala akan memenangkan pertandingan melawan Kroasia.”


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 × four =