Garteh Bale Terancam Dapat Sanksi dari Otoritas Liga Spanyol, Ada Apa?

Gareth Bale

Topbola – Otoritas Liga Spanyol dikabarkan akan memberikan sanksi kepada pemain bintang Real Madrid, Gareth Bale. Alasan ancaman sanksi itu sendiri datang lantaran pemain asal Wales itu dinilai telah memprovokasi suporter Atletico Madrid pekan kemarin.

Kejadian itu menurut beberapa sumber berita bola terjadi saat Bale tengah merayakan gol yang ia cetak kegawang The Atleti. Bale berlari ke sudut lapangan lantas menekuk lengan tangan kanannya ke atas dan menempatkan tangan kiri di atas lengan kanannya.

“Bale mengangkat lengan kanannya di dekat kepalanya dengan tanda provokasi yang jelas kepada para penggemar, kemudian memberikan gerakan yang bisa dilihat sebagai hal asusila dan menghina oleh melipat lengannya dan memukulnya dengan tangan lainnya,” bunyi pernyataan resmi pengelola Liga Spanyol.

Seperti diketahui, El Real berhasil memenangi laga derby Madrelino yang berlangsung di Stadion Wanda Metropolitano dengan skor akhir 1-2. Satu-satunya gol tuan rumah dicetak oleh penyerang mereka Antonie Griezmann sementara tiga gol balasan Madrid berhasil ditorehkan oleh Casemiro, Sergio Ramos, dan Gareth Bale sendiri dengan masing-masing mampu mencetak satu gol.

Yang membuat Real Madrid terkejut adalah langkah otoritas Liga Spanyol mengadukan Bale ke Komite Pertandingan Asosiasi Sepak Bola Spanyol, RFEF. Biasanya, kasus seperti ini hanya ditangani oleh Komite Anti Kekerasan yang berada di bawah otoritas Liga Spanyol saja.

Dengan mengadukan kasus ini ke RFEF, Gareth Bale pun terancam hukuman lebih berat. Jika ditangani Komite Anti Kekerasan Gareth Bale hanya akan diancam absen maksimal empat pertandingan atau denda, maka di tangan RFEF hukumannya bisa mencapai larangan bermain hingga 12 pertandingan.

Komite Pertandingan RFEF dikabarkan baru akan bersidang pada pekan depan. Dengan begitu Bale masih akan bermain pada akhir pekan ini ketika Real Madrid menjamu Girona di Liga Spanyol.

Tak jelas alasan otoritas Liga Spanyol melakukan tindakan yang tak seperti biasanya tersebut. Namun media Spanyol Marca menduga hal ini ada kaitannya dengan konflik di antara Presiden Real Madrid, Florentino Perez, dengan Presiden Liga Spanyol Javier Tebas.

Sumber: Marca

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 × 4 =