Diimbangi Leicester City, Mourinho: Itu Bukan Ucapan Bagus Jelang Hari Natal

Jose Mourinho-MU

Topbola.net – Manajer Manchester United, Jose Mourinho mendapati hasil yang kurang mengenakan jelang perayaan Hari Natal tahun ini. Hal tersebut tak lain setelah timnya hanya mampu bermain imbang kontra Leicester City dengan skor akhir 2-2.

Menanggapi berbagai pertanyaan terkait penampilan yang didapat timnya, Mou menjawab hasil ini bukanlah sebuah ucapan yang bagus pada jelang Hari Natal.

Tak hanya penampilan mini Manchester United saja yang menjadi pertanyaan dari para media setempat namun juga ditunjuknya Paul Pogba sebagai kapten tim pada laga menghadapi The Foxes kali ini.

“Pada saat ini dengan kapten, dan Paul dan Paul dan kapten?

“Apakah Anda punya pertanyaan lagi tentang permainan ini?”

Namun tatkala salah seorang reporter terus memburu jawaban dari Mourinho, ia malah menjawab: “Itu bukan sebuah ucapan bagus pada jelang Natal” tutur Mou seperti dilansir Sportingnews.

United sendiri sejatinya cukup memiliki peluang untuk bisa mencetak kemenangan saat pemain Leicester City, Daniel Amartey mendapat kartu merah di 17 menit jelang berakhirnya pertandingan.

Namun tuan rumah yang sebelumnya tertinggal mampu membuat gol penyeimbang melalui Harry Maguire yang unggul duel dari bek tengah United Chris Smalling sekaligus membuat skor pun berakhir imbang 2-2.

“Kadang-kadang Anda mengambil titik dan Anda mengatakan baik-baik saja dan Anda mengatakan [itu] sulit untuk mendapatkannya dan Anda menerima poin sebagai hasil positif, tapi bukan itu masalahnya. Itu adalah permainan untuk menang dengan mudah dan mudah untuk mengatakan Kami kehilangan poin, “kata Mourinho.

“Saya memiliki kesempatan untuk berbicara dengan Ashley Young untuk mengatakan kepadanya bagaimana tim harus berada dalam posisi karena kesulitan Smalling tapi saya pikir tidak memiliki kedewasaan karena saya tidak dapat menghentikan permainan untuk berikan tim-bicara selama dua menit terakhir.”

“Para pemain segera harus menyesuaikan dan membaca permainan dan mereka tidak melakukannya, kami memiliki keputusan sia-sia di depan gawang lawan, dengan sebuah keputusan buruk. Bukan tentang menggiring bola dan memukul bar, bukan hanya tentang kasus dengan terbuka. Tujuannya, adalah keputusan mudah untuk melakukan serangan balik.,” tandasnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

8 + two =