Arema Berharap Tak Banyak Pemain Cedera di Putaran Kedua

Topbola.net – Cedera pemain sejak awal kompetisi Torabola Soccer championship 2016 memang menjadi kendala berarti bagi kubu Arema Cronus, Alhasil Singo Edan pun harus puas dengan posisi kedua dibawah Madura United sepanjang putaran pertama kompetisi musim ini.

Terkait akan cedera dan sakit para pemain, kubu Arema Cronus pun berharap jika kejadain diputaran pertama tak lagi menimpa mereka di paruh kedua nanti.

Pelatih kepala Arema, Milomir Seslija pun mengatakan jika situasi itu memang sangat tak mengenakan bagi skuatnya. Ungkapan keinginan agar kondisi skuatnya tetap terjaga dengan baik pun dilontarkan oleh pelatih asal Bosnia tersebut.

“Kalau bicara cedera pemain, kami mengalami masa yang buruk di putaran pertama. Saya masih sangat yakin Arema sebenarnya bisa lebih baik dari sekarang seandainya semua pemain bugar. Semoga di putaran kedua nanti kami lebih beruntung,” sebut pelatih yang akrab disapa Milo itu.

Deretan pemain cedera hingga akhir putaran pertama antara lain Dendi Santoso, Srdjan Lopicic, Hendro Siswanto, dan Ahmad Nuviandani. Dari nama-nama itu, kelihatannya Dendi dan Lopicic tidak lama lagi akan kembali ke tim.

Sedangkan Hendro Siswanto dan Ahmad Nuviandani masih menjalani seleksi dan kemungkinan belum bisa cepat kembali ke tim. Sementara Ahmad Bustomi yang sudah mulai pulih dari cedera panjang, masih terus berjuang mengembalikan level kebugarannya.

Milo juga berharap pemainnya tak mudah kambuh setelah nanti pulih dari cedera, terutama mereka yang istirahat panjang. Sebab kemungkinan itu sangat terbuka, misalnya Hendro Siswanto yang lututnya mengalami masalah lagi walau sempat pulih dan bermain normal.

“Saya juga harus bersabar karena setelah cedera tentunya mereka akan butuh penyesuian kondisi fisik lagi. Pemain yang cedera panjang ibaratnya memulai musim baru karena harus mengembalikan kondisinya dan itu butuh waktu. Semoga nanti mereka seterusnya bisa bugar,” tukasnya.

Sementara itu, Arema Cronus akhirnya pilih tak memakai dua pemain asing yang sebelumnya menjalani seleksi yakni Mauro Lucas dan Rafael Tardini. Kedua pemain asal Brasil tersebut dinilai kurang cocok dengan gaya permainan Singo Edan.

“Secara teknis keduanya cukup bagus. Hanya saja bukan karakter seperti mereka yang sedang dicari Arema. Gaya bermain Mauro dan Tardini tidak sesuai dengan keinginan pelatih, jadi kami memutuskan untuk tak memperpanjang seleksi mereka,” jelas Ruddy Widodo, General Manager Arema Cronus.